Kamis, 23 Februari 2017 12:00

KEMENKUMHAM BABEL GELAR KEGIATAN PROMOSI DAN DISEMINASI KEKAYAAN INTELEKTUAL

Tanjungpandan__ Dalam mendorong pelaku usaha mendapat Hak Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Kantor Wilayah Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan promosi dan desiminasi kekayaan intelektual bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta pelajar di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.


Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Babel, Yoseph Bc.IP. SH pada Rabu, (22/2) bertempat di Hotel Grand Hatika Tanjungpandan dengan mengusung tema ‘’Pemerintah Mendorong Pertumbuhan Kekayaan Intelektual sebagai Basis Ekonomi Kreatif Sektor Riil Masyarakat.


Dalam sambutannya, Yoseph mengatakan kadangkala tanpa kita sadari produk-produk yang diproduksi oleh UMKM di Indonesia banyak yang bernilai ekonomi tinggi dan memiliki keunikan, apalagi jika sudah masuk dalam pasar luar negeri. Namun karena kita kurang peka dan tidak memberikan perlindungan terhadap produk yang kita miliki, pada akhirnya banyak dari produk-produk Indonesia, khususnya produk-produk yang memiliki nilai tradisional yang ide-ide dan desainnya dicuri oleh pihak luar.

 


‘’Untuk itulah, identitas atau merk dagang sebagai salah satu wujud karya intelektual memiliki peranan penting bagi kelancaran dan peningkatan perdagangan barang atau jasa. Hal ini tidak terlepas karena suatu merk digunakan untuk membedakan suatu barang tertentu dari barang lain yang bentuknya sejenis’’, jelasnya.


Lebih lanjut, Beliau berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran bagi pelaku UKM dan pelajar untuk melindungi hasil produknya melalui pendaftaran kekayaan intelektual.


Sementara Wakil Bupati Belitung, Drs. H. Erwandi A. Rani, dalam sambutannya mengatakan, Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merupakan salah satu elemen penting dalam pertumbuhan ekonomi dan modal utama dalam pembangunan bangsa yang berbasis ilmu pengetahuan.


Secara garis besar, HKI dapat dibagi ke dalam dua kategori, yakni; Hak Cipta dan Hak Kekayaan Industri. Hak Cipta sendiri biasanya diperuntukkan untuk melindungi karya dibidang seni, sastra, dan ilmu pengetahuan. Di sisi lain Hak Kekayaan Industri, mencakup perlindungan paten, merek, desain industri, rahasia dagang dan desain tata letak sirkuit terpadu. Untuk itulah, perlindungan terhadap HKI menjadi salah satu elemen penting yang harus menjadi pertimbangan ketika memulai sebuah bisnis/usaha.


‘’Saya berharap agar kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan pelaku UKM, dan juga para peserta, khususnya dalam hal ini para pelajar terkait penetapan hak paten, hak cipta, dan hak merek, serta upaya untuk mendapatkan perlindungan hukum bagi penemuan, dan hak cipta bagi produk UKM, sekaligus merupakan modal utama dan salah satu elemen penting dalam pembangunan ekonomi bagi UKM yang berbasis Iptek’’, kata Wabup.


Kegiatan ini diikuti peserta sebanyak 120 orang, terdiri dari; perwakilan Dinas/Instansi terkait di lingkungan Pemkab Belitung dan Belitung Timur, perwakilan Sanggar Seni/Seniman Belitung dan Belitung Timur, Pelaku UKM Belitung dan Belitung Timur, serta Siswa-Siswi beserta Dewan Guru SMU/SMK di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.


Turut hadir dalam acara pembukaan, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kemenkumham Babel, Monica Damayanti, Kepala Lapas Belitung, Purwoko Suryopranoto, Kepala Kantor Imigrasi Belitung, Eddy Erawan, Kadin Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja Belitung, Azhar, S.Ip, serta undangan lainnya.***dk
 

Sumber: Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Belitung



Kirim Komentar

Nama
Komentar
Security Code