Kamis, 10 Agustus 2017 18:00

DESA PULAU SELIU KECAMATAN MEMBALONG JADI DESTINASI TERAKHIR KEGIATAN PENYULUHAN HUKUM TERPADU PEMERINTAH KABUPATEN BELITUNG TAHUN 2017

Pulau Seliu, 10/8- Desa Pulau Seliu Kecamatan Membalong menjadi tujuan terakhir dari rangkaian kegiatan Penyuluhan Hukum Terpadu Pemerintah Kabupaten Belitung Tahun 2017 setelah Kecamatan Tanjungpandan, Kecamatan Selat Nasik, Kecamatan Badau dan Kecamatan Sijuk yang dilaksanakan oleh Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung pada hari Kamis, 10 Agustus 2017. Acara bertempat di gedung serba guna Desa Pulau Seliu Kecamatan Membalong. Acara ini diikuti oleh Forkopimcam, kepala Desa beserta perangkatnya, Tokoh Adat/ Tokoh Masyarakat, BPD/LPM, Lembaga Kemasyarakatan Desa dan masyarakat umum. Masyarakat Desa Pulau Seliu tampak sangat antusias mengikuti acara ini sampai selesai, terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan para peserta kepada nara sumber dan juga Kabag Hukum Setda Kabupaten Belitung terhadap permasalahan-permasalahan terkait materi-materi yang disampaikan maupun permasalahan-permasalahan hukum secara umum.

 

Acara diawali dengan kata sambutan dari Ketua Panitia Pelaksanaan Kegiatan yang juga Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Belitung, Imam Fadlli, SH. Dalam sambutannya Imam Fadlli menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan kesadaran hukum masyarakat yang lebih baik sehingga setiap anggota masyarakat menyadari dan menghayati hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Selain itu adalah untuk membentuk budaya masyarakat dalam sikap dan perilaku yang sadar, patuh dan taat terhadap hukum sehingga nantinya dapat terwujud tatanan masyarakat yang menghormati dan menjunjung tinggi hak asasi manusia lainnya. Selain itu dalam kesempatan tersebut dalam rangka menyambut HUT RI Ke-72 dengan slogan ‘Kerja Bersama’ yang memiliki arti pendekatan yang bersifat merangkul dan memperlihatkan asas kebersamaan serta gotong royong dalam membangun Indonesia menjadi lebih baik. Imam Fadlli juga berpesan agar masyarakat yang hadir pada acara tersebut agar juga dapat mensosialisaikan kembali kepada rekan/tetangga di sekitar sehingga dapat mendukung program pemerintah  dalam mewujudkan masyarakat yang taat dan patuh terhadap norma hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Acara dilanjutkan dengan sambutan Camat Membalong, Salman Alfarizi, SSTP. Dalam sambutannya Salman sangat menyambut baik acara tersebut dan berharap masyarakat yang hadir untuk menyimak baik-baik materi yang disampaikan para nara sumber sampai selesai dan menghimbau kepada para peserta apabila ada hal-hal yang perlu ditanyakan agar tidak usah sungkan-sungkan untuk menyampaikan secara langsung kepada para nara sumber baik pada saat sesi tanya jawab maupun pada kesempatan lainnya agar didapatkan solusi dari permasalahan-permasalahan hukum yang ada.

 

Adapun nara sumber yang memberikan materi adalah Rino Ardian Wigunadi, S.H., salah satu hakim dari Pengadilan Negeri Tanjungpandan dengan materi ‘Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika’, Roni Fahmi. S.Ag, M.A., hakim Pengadilan Agama Tanjungpandan dengan materi ‘Dispensasi Nikah dan Problem Pekawinan Di Bawah Umur’,  Eko Setiawan, SH, Jaksa pada Kejaksaan Negeri Belitung dengan materi ‘Peran Serta Kejaksaan Dalam Umat Beragama’, dan Brigadir    Lartha Angela, Kanit PPA Reskrim Polres Belitung dengan materi ’Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga’.

 

Penyuluhan Hukum Terpadu di Desa Pulau Seliu Kecamatan Membalong ini menjadi penutup dari rangkaian  Penyuluhan Hukum Terpadu Pemerintah Kabupaten Belitung Tahun 2017 dan direncanakan pada tahun-tahun mendatang akan lebih banyak lagi menjangkau tempat-tempat lain di wilayah Kabupaten Belitung yang mendapatkan pencerahan dan pengetahuan tentang hukum yang lebih komprehensip agar pengetahuan dan kepatuhan masyarakat akan hukum lebih baik lagi. (G.A.)

Sumber: BAGIAN HUKUM SETDA KABUPATEN BELITUNG



Kirim Komentar

Nama
Komentar
Security Code