Rabu, 27 September 2017 17:00

MENDAGRI KEMBALI MENGINGATKAN PEMDA AREA RAWAN KORUPSI

Padang 26/9-  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dalam kunjungannya ke Kota Padang pada Selasa (26/9) malam di depan jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda se-Sumatera Barat   mengingatkan kepala daerah untuk memahami area rawan korupsi. Hal ini mengingat banyaknya kepala daerah belakangan ini yang terlibat dugaan kasus korupsi dan terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

 

“Area rawan korupsi meliputi belanja perjalanan dinas, penyusunan anggaran, penerimaan pajak dan retribusi daerah, pengadaan barang dan jasa, jual beli jabatan dan belanja hibah dan bansos,” kata Tjahjo dalam sambutannya kepada para pejabat daerah, termasuk lurah se-Kota Padang.

 

Selama tiga tahun masa pemerintahan Presiden Jokowi, kata Tjahjo sudah 33 kepala daerah yang terjerat korupsi. Kemudian, selama KPK terbentuk, sebanyak 351 kepala daerah terjaring dugaan kasus tersebut, ini belum terhitung dengan kerabat dan keluarganya.

 

“Tidak hanya itu, KPK juga sudah melakukan supervisi ke daerah, BPK sudah turun, Saber Pungli juga ada, setelah kepala daerah terpilih juga dibekali (diklat) di Kemendagri,” katanya.

 

Menurut dia, persoalan korupsi ini menjadi persoalan individu masing-masing, serta sejumlah pihak terkait yang mendorong munculnya prilaku menyimpang tersebut. Akhirnya, hal semacam ini malah menjadi temuan KPK sehingga pejabat tersebut terjerat OTT dugaan kasus korupsi. Hampir semua dengan pihak ketiga masalah perizinan, fee yang harus bayar di depan, soal izin yang akhirnya jadi temuan. Kalau memang OTT, saya akan langsung angkat pelaksana tugas (plt)-nya. Tapi kalau baru ditersangkakan, maka kami harus hormati asas praduga tak bersalah,” tambah dia.

Sumber: PUSPEN KEMENDAGRI


Komentar Berita

  • Kennethsquiz  |  10/10/2017 03:41

    provera provera http://buyprovera.store

  • Kezia  |  29/01/2018 12:00

    Wah sudah 33 kepala daerah yang terjerat korupsi? Biasanya akan ketahuan korupsi saat dilakukan Tax Audit oleh konsultan pajak.

  • Geananda  |  30/01/2018 11:11

    Seharusnya masalah seperti ini tetap jadi concern apa pun yang terjadi karena yang namanya korupsi tetep merugikan masyarakat.
    Kopi Hijau Beli Dimana


Kirim Komentar

Nama
Komentar
Security Code