Rabu, 25 April 2018 18:30

WUJUDKAN MASYARAKAT SADAR HUKUM, PEMKAB BELITUNG GELAR PENYULUHAN HUKUM TERPADU

Badau, 25/4- Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kesadaran hukum masyarakat, Pemerintah Kabupaten Belitung melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung, pada hari ini Rabu, 25 April 2018 mengadakan kegiatan Penyuluhan Hukum Terpadu bertempat di aula Kecamatan Badau dengan mengundang  unsur Forkopimcam, kepala Desa beserta perangkatnya, Tokoh Adat/ Tokoh Masyarakat, BPD/LPM, Lembaga Kemasyarakatan Desa, PNS, Kadarkum pada Desa Binaan serta masyarakat umum. Kegiatan ini merupakan yang pertama dari 5 (lima) kecamatan yang direncanakan di Tahun 2018 ini.

 

Acara diawali dengan kata sambutan dari Ketua Panitia Pelaksanaan Kegiatan yang juga Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Belitung, Imam Fadlli, SH. Dalam sambutannya Imam Fadlli menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan kesadaran hukum masyarakat yang lebih baik sehingga setiap anggota masyarakat menyadari dan menghayati hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Selain itu adalah untuk membentuk budaya masyarakat dalam sikap dan perilaku yang sadar, patuh dan taat terhadap hukum sehingga nantinya dapat terwujud tatanan masyarakat yang menghormati dan menjunjung tinggi hak asasi manusia lainnya.. Imam Fadlli juga berpesan agar masyarakat yang hadir pada acara tersebut agar juga dapat mensosialisaikan kembali kepada rekan/tetangga di sekitar sehingga dapat mendukung program pemerintah  dalam mewujudkan masyarakat yang taat dan patuh terhadap norma hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Acara dilanjutkan dengan sambutan Camat Badau, Robert Harison, S.Sos, M.Si. Dalam sambutannya Robert sangat menyambut baik acara penyuluhan hukum terpadu ini dan menyatakan bahwa kegiatan penyuluhan ini adalah kegiatan yang bermanfaat bagi semua, karena melihat materi-materi yang akan disampaikan adalah materi yang sangat penting dan relevan terjadi pada saat sekarang ini, untuk itu Robert menghimbau menghimbau masyarakat yang hadir untuk dapat menyimak dengan acara tersebut sampai selesai dan apabila ada hal-hal yang perlu ditanyakan agar dapat menyampaikan secara langsung kepada para nara sumber agar dapat memahami aturan-aturan hukum lebih baik lagi.

 

Adapun nara sumber yang memberikan materi adalah Eko Setiawan, SH, yang merupakan salah satu Jaksa Fungsional pada Kejaksaan Negeri Belitung dengan materi ‘Tim Pengawal Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah’, Rino Ardian Wigunadi, S.H., salah satu hakim dari Pengadilan Negeri Tanjungpandan dengan materi ‘Perubahan Nama, Pembetulan/Perbaikan Akta Kelahiran Dalam Presfektif Pengadilan’, Dr.  Ahmad Syahrus Sikti, S.H.I, M.H, hakim Pengadilan Agama Tanjungpandan dengan materi ‘Isbat Nikah (Pengesahan Nikah)’ , dan Iptu Naek Hutahayan, KBO Reskrim Polres Belitung dengan materi ’UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga’.

 

Bertindak sebagai moderator yang memandu jalannya acara adalah Camat Badau Robert Harison, S.Sos, M.Si. Sebagai penutup Kabag Hukum Setda Kabupaten Belitung menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Belitung dipenghujung  2017 lalu  sudah mengeluarkan Peraturan Bupati Belitung Nomor 62 tentang Penyelenggaraan Jam Belajar Masyarakat di Kabupaten Belitung yang pada intinya bertujuan menciptakan kesadaran masyarakat, agar kegiatan belajar menjadi sebuah budaya sehingga mendukung peningkatan kualitas dan prestasi pendidikan peserta didik, mewujudkan Masyarakat yang berkualitas, dan menuju Kabupaten Belitung sebagai kota pendidikan yang berkualitas dan berkarakter. Untuk itu Imam berharap peserta yang hadir pada kegiatan penyuluhan kali ini agar dapat mensosialisasikan hal tersebut kepada rekan dan kerabatnya guna mendorong peserta didik meningkatkan semangat belajar dan menciptakan suasana belajar yang kondusif di lingkungan keluarga dan masyarakat.

 

Diharapkan dengan adanya kegiatan Penyuluhan Hukum Terpadu ini masyarakat sadar akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara dan juga dengan cepatnya perkembangan sosial politik ekonomi dan teknologi saat ini sangat penting untuk membangun kesadaran hukum masyarakat agar memahami aturan hukum yang berlaku. (G.A.)

Sumber: BAGIAN HUKUM SETDA KABUPATEN BELITUNG



Kirim Komentar

Nama
Komentar
Security Code